Glowfi lahir dari frustrasi yang sama
Kami pernah jadi konsumen yang bingung. Scroll TikTok selama 3 jam, beli 7 produk viral, dan kulit tetap tidak membaik. Glowfi ada karena kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan rekomendasi skincare yang benar-benar personal — bukan yang paling viral.
Misi kami: membuat “tahu kulit sendiri” menjadi hak semua orang, bukan hanya yang bisa bayar dermatologis.
Bagaimana kami bekerja
AI Glowfi membaca jawaban dan foto kulitmu, lalu membandingkannya dengan ribuan profil kulit lain serta literatur dermatologi. Hasilnya bukan tebakan: ia mengenali pola — misalnya kulit berminyak yang sebenarnya dehidrasi — dan menerjemahkannya jadi langkah yang bisa langsung kamu jalankan. Kami juga selalu menjelaskan alasannya, supaya kamu makin paham kulitmu sendiri, bukan makin bergantung.
Tim kami kecil dan AI-first: sebagian besar pekerjaan analisis dilakukan sistem, sementara konsultan kecantikan kami menangani pertanyaan yang butuh sentuhan manusia.
Jujur
Kami bilang apa adanya, termasuk saat kamu tidak butuh produk baru.
Inklusif
Semua jenis kulit, semua budget, semua daerah.
Berbasis Sains
Rekomendasi mengacu literatur, bukan tren.
Untuk Indonesia
Disesuaikan dengan iklim tropis dan produk lokal.
Rachel — Beauty Consultant Glowfi
Senin–Sabtu, 09.00–17.00 WIB · Respon dalam 1 jam
Chat Rachel di WhatsApp